MENGENAL LEBIH JAUH ATAP SPANDEK: JENIS, KELEBIHAN, DAN KEKURANGAN

Apa itu Atap Spandek?

Atap spandek adalah jenis atap yang terbuat dari material logam tipis, berbahan baja ringan yang dilapisi oleh galvalum atau alumunium, kemudian proses selanjutnya dibentuk menjadi lembaran dengan permukaan bergelombang atau bergelombang datar untuk memberikan kekuatan struktural dan efisiensi dalam membawa beban. 

Atap spandek biasanya dikenal juga dengan sebutan seng spandek. Umumnya digunakan di berbagai jenis bangunan, termasuk rumah tinggal, bangunan komersil, pabrik industri, hingga lumbung pertanian.

Dalam proses pembuatannya, memerlukan lapisan galvalume pada bagian terluar yang membuat masa pakai atap spandek semakin panjang, hingga bisa awet selama puluhan tahun. Komposisi atap spandek sendiri terdiri dari bahan material berupa: aluminium 55%, zinc 43,5%, dan silikon 1,5%. Pencampuran ketiga unsur tersebut memberikan pengamanan ekstra pada material baja ringan dalam menghadapi segala faktor kerusakan, seperti anti korosif dan anti lapuk.

Kelebihan Atap Spandek Baja Ringan

Atap spandek, sebagai salah satu pilihan utama dalam material konstruksi, menonjol dengan sejumlah kelebihan yang membuatnya menjadi favorit dalam berbagai proyek bangunan. Berikut beberapa keuntungan menggunakan atap spandek:

  1. Bobot sangat ringan
    Spandek memiliki berat yang jauh lebih ringan dibandingkan genteng tanah liat atau beton, sehingga:
  2. Mengurangi beban struktur bangunan
  3. Lebih aman terhadap gempa
  4. Mempercepat proses pemasangan
  5. Kuat dan tahan lama
    Terbuat dari bahan baja lapis aluminium-zinc, sehingga:
  6. Tahan karat dan korosi
  7. Tidak mudah retak atau pecah
  8. Umur pakai bisa mencapai 20–30 tahun
  9. Pemasangan cepat dan praktis
    Lembaran spandek berukuran besar, membuat proses pemasangan:
  10. Lebih cepat
  11. Minim sambungan
  12. Menghemat biaya tukang
  13. Tahan terhadap cuaca ekstrem
    Spandek mampu menahan:
  14. Panas matahari
  15. Hujan deras
  16. Angin kencang
  17. Desain modern dan rapi
    Memiliki tampilan:
  18. Minimalis
  19. Modern
  20. Cocok untuk rumah, ruko, gudang, dan pabrik
  21. Banyak pilihan warna dan ketebalan
    Tersedia berbagai:
  22. Warna (biru, merah, hijau, silver, dll)
  23. Ketebalan (0.25 mm – 0.50 mm)
  24. Harga relatif terjangkau
    Jika dihitung dari segi:
  25. Keawetan
  26. Kecepatan pemasangan
  27. Minim perawatan
    maka spandek termasuk ekonomis dalam jangka panjang.

Kekurangan Atap Spandek Baja Ringan

Meskipun memiliki sejumlah kelebihan, atap spandek juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, antara lain:

  1. Sangat berisik saat hujan
    Suara hujan akan terdengar lebih keras dibanding genteng biasa, terutama jika:
  2. Tidak memakai peredam suara
  3. Tidak ada lapisan insulasi.
  4. Menyerap panas tinggi
    Atap spandek mudah menghantarkan panas sehingga:
  5. Ruangan di bawahnya terasa lebih panas
  6. Wajib menggunakan aluminium foil / glasswool agar lebih nyaman
  7. Tampilan kurang estetik untuk rumah klasik
  8. Lebih cocok untuk desain modern & industrial
  9. Kurang pas untuk rumah bergaya tradisional atau klasik
  10. Rentan penyok bila terkena benturan keras
  11. Bisa penyok saat terinjak
  12. Terkena benda berat jatuh
  13. Bisa terjadi kebocoran jika pemasangan kurang tepat
    Terutama di:
  14. Sambungan
  15. Sekrup
  16. Nok atap